Subscribe:

Rabu, 20 Maret 2013

Anak Tak Boleh Kehilangan Kesempatan Belajar






Jakarta(Pinmas)—Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan, anak tak boleh kehilangan kesempatan untuk belajar di sekolah karena seluruh dana untuk pendidikan dewasa ini telah tercukupi.

Apalagi jika ada anak tak sekolah karena bangunannya rusak atau roboh, maka yang patut disalahkan adalah dinas atau kakanwil setempat, kata Suryadharma Ali seusai meletakkan batu pertama Rumah Susun Sewa (Rusunawa) bersama Menteri Perumahan Djan Faridz di Pondok Pesantren Tambhigul Hofilin, Desa Mantrianom, Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu.

Nampak hadir pada kesempatan itu para ulama, pengasuh Ponpes Tambhigul Hofilin Muhammad Hamzah dan sejumlah pejabat dari Kakanwil Kemenag Jateng.

Menag Suryadharma Ali menyatakan, dana untuk anak bersekolah sudah cukup. Jika ada orangtua tak mampu, maka pemerintah mengeluarkan bantuan berupa dana bantuan sekolah atau yang dikenal BOS.

Karena itu, menurut SDA, tidak ada alasan bahwa dewasa ini jika dijumpai ada anak tak bersekolah hanya disebabkan orangtua tak mampu atau bangunan sekolah rusak. “Saya akan menjewer Kakanwil jika menjumpai bangunan sekolah rusak terlambat diperbaiki,” katanya.

Perhatian pemerintah terhadap pendidikan demikian besar. Termasuk di dalamnya untuk pondok pesantren dan madrasah. Untuk itu ia datang ke Ponpes di Banjarnegara itu untuk meletakkan batu pertama yang diperuntukan bagi kalangan pengajar di pondok pesantren.

“Saya menyampaikan apresiasi terhadap Kementerian Perumahan yang ikut ambil bagian mendukung kelengkapan pemondokan bagi tenaga pengajar di sini,” kata Suryadharma Ali.

Jasa Pondok Pesantren terhadap kemajuan bangsa demikian besar. Bukan hanya mengisi keimanan bagi para santri, tetapi lebih dari itu Ponpes telah mengembangkan pendidikan agama di berbagai tempat. Melalui pendidikan agama itu pula sekarang dapat dirasakan banyak anak bisa membaca Al Quran, mampu membaca kitab kuning.

“Karena itu membantu pesantren, termasuk di dalamnya melengkapi dengan Rusunawa, merupakan kewajiban pemerintah,” ia menegaskan.

Banyak program dari pendidikan di Ponpes harus didukung para ulama. Kesemuanya untuk meningkatkan kualitas dari pendidikan anak. Ulama dan para kiai tak boleh berdiam diri. “Saya minta para ulama hendaknya lebih agresif untuk memajukan pendidikan,” ia menambahkan.

Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya selama 2010 sampai 2013 telah membangun 82 unit Rusunawa di berbagai tempat. Termasuk di Jawa Tengah. Kedepan, pembangunan Rusunawa akan ditingkatkan dua kali lipat, yaitu 200 unit di 28 provinsi. Pihaknya memprioritasnya pembangunannya di lingkungan lembaga pendidikan agar kualitas pendidikan makin baik ke depannya.

“Kami sangat peduli dengan pembangunan Rusunawa di lingkungan lembaga pendidikan, termasuk di dalamnya pondok pesantren,” kata Djan.



Selasa, 05 Maret 2013

Perubahan Jadwal UAMBN dan Penyelenggara Ujian Tahun Ajaran 2012/2013 (Baru)





Perubahan Jadwal UAMBN dan Penyelenggara Ujian Tahun Ajaran 2012/2013 (Baru) download disini

POS UAMBN_UM Tahun Pelajaran 2012/2013


Bagi teman Madrasah yang membutuhkan draf POS UAMBN_UM Tahun Pelajaran 2012/2013 monggo kami share dan download  disini
  1. Adm 1  download disini
  2. SK Panitia Ujian download disini
  3. Kepanitiaan dan RAB  download disini
  4. Daftar Pesertra UAMBN >> download
  5. Album UAMBN >> download
  6. Denah Tempat Duduk UAMBN download
  7. Denah Lokasi UAMBN >> download



Sabtu, 02 Maret 2013

Tips Belajar Efektif




Bagi anda yang masih menuntut ilmu tentu ingin sukses dalam study , tepat waktu dangan hasil yang memuaskan. Untuk itu tentu anda harus mengetahui bagaimana Tips belajar yang efektif agar kita dapat sukses dalam study dengan hasil yang memuaskan. Ada beberapa Tips Belajar efektif yang ingin saya share pada anda dari hasil pengalaman yang pernah saya lakukan, semoga bermanfaat bagi anda :

  • Lakukan persiapan dengan baik (belajar terencana dan terprogram)
  • Pilih strategi yang tepat (setiap siswa berbeda, sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing)
  • Jaga kesehatan dan rajin berolah raga (untuk menjaga stamina)

URUTAN BELAJAR EFEKTIF
  1. Cari prediksi soal ujian dan soal-soal ujian sebelumnya
  2. Mulai kerjakan soal latihan
  3. Kerjakan soal-soal berbobot, rangkuman rumus dengan kata sendiri
  4. Menjelang Ujian porsi untuk belajar sedikit dikurangi untuk meredakan stress dan ketegangan ketika menghadapi ujian (bukan berarti santai dan meninggalkan belajar)
  5. Pelaksanaan Ujian dihadapi dengan percaya diri

WAKTU BELAJAR YANG EFEKTIF :
  • SORE : 16.00 – 17.30
  • MALAM : 19.00 – 20.30
  • PAGI : 04.00 – 05.30

JIKA MEMILIKI RASA MALAS :
  • Siapkan air putih di dekat tempat tidur
  • Pasang alarm (sesuai jadwal belajar).
  • Alarm bunyi segera bangun dan minum segelas air putih.
  • Cuci muka (lakukan dengan terjadwal dan teratur)


STARTEGI BELAJAR YANG TEPAT :
1. Proses untuk mengawali belajar : 
melihat secara keseluruhan konteks materi yang akan diujikan
2. Strategi untuk mata pelajaran eksak atau non eksak
Eksak, prosentase untuk membaca dan memahami 30 %, selebihnya digunakan untuk latihan
Non eksak, prosentase untuk membaca dan memahami 70 %, selebihnya untuk latihan atau mencoba membuat soal
3. Gunakan cara-cara cepat (teknik menyelesaikan soal, tanpa harus meninggalkan pemahaman terhadap soal dan prosesnya), lakukan variasi dengan cara biasa untuk memahami prosesnya.
4. Perbanyak mengerjakan soal-soal.


Link Banner

EMIS ONLINE